Lepas Ketergantungan, Sejumlah Kampung di Berau Kini Kelola Air Bersih Secara Mandiri

BERAU — Upaya pemerataan layanan dasar di Kabupaten Berau mulai menunjukkan progres positif. Sejumlah kampung yang sebelumnya bergantung pada suplai air dari wilayah lain, kini telah memiliki sistem penyediaan air bersih mandiri yang sudah beroperasi.

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) DPUPR Berau, Decty Toge Manduli, menyampaikan bahwa wilayah seperti Tembudan, Kayu Indah, hingga Bumi Jaya kini tidak lagi mengandalkan distribusi air dari Dumaring yang selama ini dinilai kurang efisien karena jarak yang jauh.

Menurutnya, pembangunan sistem air bersih tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, baik dari sisi kapasitas maupun efisiensi operasional.

“Pembangunannya sudah selesai dan saat ini sudah berjalan. Kapasitasnya 25 liter per detik, kami sesuaikan dengan jumlah penduduk supaya biaya operasional tetap terkendali,” jelasnya.

Disebutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pengelolaan.

DPUPR memastikan setiap infrastruktur yang dibangun memiliki kejelasan pengelola agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang.

“Setiap pembangunan selalu kami koordinasikan dengan PDAM. Kami tentukan sejak awal, apakah akan dikelola langsung oleh kampung atau oleh PDAM secara profesional,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER