BERAU – Perayaan Hari Kartini di Berau tahun ini tampil dengan cara yang tak biasa. Puluhan perempuan memadukan kebaya dengan aktivitas bersepeda, menghadirkan suasana berbeda di Minggu sore (19/4/2026).
Kegiatan bertajuk Gowes WACANA (Wanita Cantik Mempesona) yang digagas komunitas Abissia Bike ini bukan sekadar ajang bersepeda santai. Tapi juga menjadi ruang ekspresi sekaligus silaturahmi bagi perempuan dari berbagai latar belakang.
Tak hanya gowes bersama, rangkaian acara juga diisi dengan diskusi ringan bersama pegiat literasi Berau, Risna Herjayanti, serta penampilan musikalisasi puisi dari komunitas Penikmat Teater.
Kombinasi ini memberi warna tersendiri, menjadikan peringatan Kartini terasa lebih hidup dan relevan.
Di luar dugaan, antusiasme masyarakat membludak. Sigit Pamungkas selaku penggagas Abissia Bike mengaku tidak menyangka jumlah peserta jauh melampaui target awal.
“Awalnya kami pikir 20 orang sudah cukup. Ternyata yang datang jauh lebih banyak,” ungkapnya.
Kuota yang semula dibatasi 35 peserta bahkan sempat ditambah menjadi 50 orang. Namun pada pelaksanaannya, lebih dari 60 perempuan tetap hadir dan ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Peserta yang datang pun beragam, mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga ibu rumah tangga. Mereka tidak hanya datang untuk berolahraga, tetapi juga menikmati suasana kebersamaan yang hangat.
Salah satu peserta, Wana, mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, acara seperti ini membuka peluang untuk bertemu orang baru dalam suasana yang menyenangkan.
“Apresiasi dari peserta menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana pun bisa meninggalkan kesan mendalam, selama dikemas dengan konsep yang menarik,” kata Sigit.
Sigit menegaskan, keberhasilan acara ini tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang terlibat. Ia juga berharap kegiatan serupa bisa terus digelar ke depannya.
Di tengah tren bersepeda yang kembali diminati serta meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga bisa menjadi medium kebersamaan dan ekspresi diri. (Srn)

