BERAU – Tidak memiliki akta nikah ternyata masih menjadi masalah serius bagi banyak pasangan di Kabupaten Berau. Tanpa dokumen resmi tersebut, mereka kerap kesulitan mengakses layanan publik, mulai dari pendaftaran sekolah anak hingga administrasi kesehatan.
Melihat kondisi itu, Dinas Sosial (Dinsos) Berau menghadirkan program isbat nikah terpadu untuk membantu pasangan yang terhalang biaya maupun kurangnya informasi.
Kepala Dinsos Berau, Isywahyudi, menyebut program ini tidak hanya memberi kepastian hukum, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Legalitas pernikahan sangat berpengaruh, terutama bagi anak-anak. Dengan akta nikah, orang tua bisa lebih mudah mengurus berbagai dokumen penting yang berkaitan dengan kehidupan mereka,” jelasnya.
Ke depan, Dinsos Berau menargetkan agar program isbat nikah terpadu bisa berjalan rutin setiap tahun. Dengan begitu, semakin banyak pasangan yang terbantu dan tidak lagi terhambat urusan administrasi hanya karena tidak memiliki akta nikah.
“Harapan kami semua pasangan bisa mendapatkan dokumen pernikahan resmi. Program ini akan terus kami lakukan agar kendala biaya tidak lagi menjadi penghalang,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

