Berau Siapkan Peta Klaster Perikanan, Investor Didorong Masuk Sesuai Zona

BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai membuka peluang investasi sektor perikanan dengan menyiapkan peta klaster budidaya berbasis potensi wilayah. Skema ini diyakini dapat memberi kepastian bagi investor dalam menentukan lokasi usaha.

Dinas Perikanan Berau membagi kawasan budidaya ke dalam tiga kategori, yakni air tawar, air payau, dan air laut. Setiap zona telah ditentukan berdasarkan karakter wilayah dan kesiapan pengembangan.

Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, mengatakan pemetaan ini menjadi bagian penting dalam menarik investasi yang lebih terarah.

“Dengan klaster ini, investor bisa langsung melihat potensi wilayah yang sesuai. Kita sudah siapkan data dan zonasinya,” ujarnya.

Untuk budidaya air tawar, pihaknya memfokuskan pengembangan di empat kecamatan, yakni Sambaliung, Gunung Tabur, Tanjung Redeb, dan Teluk Bayur. Kawasan ini dinilai strategis karena dekat dengan pusat distribusi dan memiliki dukungan sarana.

Sementara itu, budidaya air payau dibagi ke tiga wilayah, yaitu Pegat Betumbuk di utara, Suaran di tengah, dan Tabalar Muara di selatan.

Adapun budidaya laut difokuskan di dua poros utama, yakni Kepulauan Maratua dan Derawan untuk wilayah utara, serta Batu Putih dan Bidukbiduk di selatan.

Budiono menegaskan, dengan zonasi yang jelas, proses masuknya investasi diharapkan lebih cepat karena tidak lagi terkendala pemetaan lokasi.

“Ini mempermudah semua pihak, baik investor maupun pemerintah dalam perencanaan,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER