TANJUNG SELOR – Kisah pilu, sedih tercampur aduk dengan rasa haru kira-kira begitu perasaan yang dialami oleh MS, seorang ibu rumah tangga dari Desa Muara Pangean yang telah kehilangan buah hatinya pada Jumat 21 maret 2025 lalu.
Anak tercintanya itu pergi meninggalkan sekeluarga dengan kisah piluh. Bermula saat keduanya hendak memandikan anaknya (almarhum) di kamar mandi milik kediaman pribadinya.
Setelah melepaskan baju korban, saksi pergi ke kamar untuk menyisir Rambut dan meninggalkan korban di kamar mandi seorang diri. Pas balik MS tidak lagi mendapati korban di kamar mandi. Karena itu, ia mencari anak itu disekitar rumah dan didapati jejak kaki ke arah Sungai Kayan. Di duga anak terjatuh dan tenggelam ke sungai Kayan.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui ps Kasi Humas IPTU Magdalena Lawai menjelaskan anak tersebut ditemukan di perairan Sungai Kayan, Tanjung rumbia.
“Personil Polsek Long Peso mendapatkan laporan dari Masyarakat Tanjung Rumbia, terkait dengan adanya penemuan mayat itu,” ujarnya Minggu (23/3/2025).
Setelah ditemukan, korban dibawa ke Pelabuhan Kayan 3. Pada pukul 09.56 Wita. Selanjutnya di berangkatkan ke Pelabuhan Long Peso menggunakan Speed Boat.
“Pihak keluarga menolak dilakukan Visum luar maupun dalam. Direncanakan ketika korban tiba di Rumah duka akan langsung dimandikan untuk dilakukan upacara pemakaman,” tukasnya.
Berikut identitas korban berdasarkan keterangan Polresta Bulungan.
- Nama : ZA
- Umur : 2 thn 8 bln
- Agama : Islam
- Bangsa : Indonesia
- Jenis Kelamin : perempuan
- Alamat : Desa Muara Pangean Kec. Peso Kab. Bulungan Prov. Kaltara.
Reporter: Martinus
Editor: Andhika