PKL Tepian Kalimarau Terancam Direlokasi, DPRD Minta Pemerintah Sediakan Tempat Layak

BERAU – Rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tepian Kalimarau memicu kekhawatiran di kalangan pedagang. Pasalnya, mereka khawatir akan kehilangan sumber mata pencaharian akibat pemindahan lokasi usaha yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi.

Hal ini pun mendapat sorotan dari Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong. Ia menekankan bahwa keselamatan penerbangan harus menjadi prioritas utama, namun kesejahteraan para pedagang juga tidak boleh diabaikan.

Menurutnya, kawasan Tepian Kalimarau termasuk dalam jalur hijau yang seharusnya steril dari aktivitas masyarakat, termasuk aktivitas jual-beli maupun tempat berkumpul.

“Kalau kita bicara keselamatan pesawat, artinya bukan hanya keselamatan yang di udara saja, tapi juga yang di darat. Karena itu, kawasan tersebut tidak boleh ada orang nongkrong, apalagi aktivitas perdagangan,” tegasnya.

Meski demikian, ia tidak menolak wacana relokasi PKL. Ia justru mendukung penuh rencana tersebut dengan syarat pemerintah daerah menyediakan tempat relokasi yang layak, aman, dan mendukung keberlangsungan usaha para pedagang.

“Silakan direlokasi, tapi sediakan tempat yang bagus, besar, dibangunkan, dan layak. Jangan asal pindah, lalu ditelantarkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kekurangan Tenaga Medis Masih Jadi Tantangan, Dinkes Berau Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal

Lebih lanjut, ia menyarankan agar kawasan Tepian Kalimarau ke depan dijadikan ruang terbuka yang steril dan tidak lagi dijadikan pusat keramaian demi menjaga keselamatan penerbangan.

“Kalau sudah jadi jalur merah untuk keselamatan, ya jangan dijadikan tempat lari, nongkrong, atau apapun yang memicu orang untuk kembali datang. Harus benar-benar steril. Jangan sampai pindahkan pedagang tapi izinkan kegiatan lain yang justru mengundang keramaian,” pungkasnya. (srn/dez)

Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

BERITA POPULER