BERAU – Ribuan warga Kabupaten Berau kembali mendapatkan akses pangan murah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Bulog.
Kegiatan yang berlangsung serentak di 13 kecamatan ini menyasar 2.700 penerima manfaat, dan menjadi langkah nyata pemerintah dalam menekan laju inflasi di Bumi Batiwakkal.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan pada operasi pasar kali ini Bulog menyalurkan 17,2 ton beras bersubsidi dan 502 liter minyak goreng. Untuk pemerataan, masyarakat hanya diperbolehkan membeli maksimal 10 kilogram beras.
“Alhamdulillah, hingga kini Bulog sudah menyalurkan total 253 ribu ton beras bersubsidi melalui program GPM. Bahkan, kita juga sudah menyiapkan stok cadangan pangan sebesar 90 ton, dengan 65 ton di antaranya telah terdistribusi ke masyarakat,” ungkapnya.
Wabup Gamalis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari stakeholder, TNI-Polri, hingga dinas terkait. Menurutnya, GPM tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga wujud komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.
Sementara itu, Kepala Bulog Berau, Lucky Ali Akbar, menambahkan pihaknya juga menyerap 700 ton gabah dari Kampung Buyung-buyung. Hal itu membuktikan potensi besar desa tersebut dalam menopang ketahanan pangan daerah.
“Stok Bulog saat ini cukup aman. Apalagi semangat masyarakat dan petani dalam menanam sangat tinggi, sehingga ke depan Berau bisa menjadi penggerak ekonomi baru,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

