BERAU – Rencana pembangunan Sekolah Dasar (SD) Filial di kawasan Semindal, Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, akhirnya memasuki tahap realisasi.
Setelah sempat tertunda akibat persoalan lahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan proyek tersebut akan mulai dikerjakan pada tahun ini.
Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah. Ia mengatakan seluruh persoalan terkait lahan pembangunan telah diselesaikan sehingga proses pembangunan kini tinggal menunggu tahapan pelaksanaan fisik.
“Jadi lahannya sudah clear. Tinggal menunggu proses pembangunan,” ujarnya.
Untuk merealisasikan proyek tersebut, Disdik Berau telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp890 juta melalui APBD Murni Tahun Anggaran 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun tiga ruang kelas belajar (RKB) sebagai tahap awal pembangunan SD Filial Semindal.
Menurut Mardiatul, pembangunan sekolah baru ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di kawasan Semindal yang selama ini harus belajar dengan fasilitas yang terbatas.
Ia menjelaskan, sebelum pembangunan dimulai, pemerintah daerah bersama pihak kecamatan dan pemerintah kampung telah melakukan peninjauan lapangan guna memastikan lokasi pembangunan benar-benar layak dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, lokasi sekolah diputuskan dipindahkan ke area yang dinilai lebih aman dan berada lebih jauh dari wilayah tapal batas.
“Lokasinya akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman, tidak terlalu dekat dengan tapal batas. Kepala kampung bersama camat juga sudah melakukan pematangan lahan sehingga kami tinggal melanjutkan proses pembangunan setelah tahapan lelang selesai,” jelasnya.
Saat ini, aktivitas belajar mengajar di kawasan Semindal masih berlangsung di bangunan sekolah yang lama. Disdik memastikan proses pendidikan tidak akan terganggu selama pembangunan gedung baru berlangsung.
“Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa di sekolah yang lama sampai pembangunan selesai,” katanya.
Selain menyiapkan sarana pendidikan, Disdik Berau juga memberi perhatian terhadap ketersediaan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Mengingat kebutuhan guru masih cukup tinggi, pemerintah sebelumnya telah menambah guru paruh waktu agar proses pembelajaran tetap berjalan optimal.
“Kami juga terus memperhatikan kebutuhan tenaga pengajar. Sebelumnya sudah kami lakukan penambahan guru paruh waktu agar pelayanan pendidikan kepada siswa tetap berjalan dengan baik,” ungkap Mardiatul.
Berdasarkan data Disdik Berau, saat ini terdapat 55 siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD Filial Semindal. Jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 60 siswa.
Meski jumlah peserta didik tidak terlalu besar, Pemkab Berau tetap berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil.
Dengan pembangunan SD Filial Semindal dirinya berharap mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru.
“Kehadiran gedung sekolah yang representatif juga menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan pendidikan agar seluruh anak di Kabupaten Berau memperoleh hak yang sama untuk belajar dalam fasilitas yang aman dan memadai,” pungkasnya. (*)

