Minim Kontribusi PAD, Perusda Berau Diminta Terus Berinovasi

BERAU – Sejumlah perusahaan daerah (Perusda) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah menjadi sorotan karena dinilai belum memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Meski demikian, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memastikan bahwa seluruh Perusda di Bumi Batiwakkal masih beroperasi dan terus berproses.

Sri Juniarsih mengungkapkan, kondisi Perusda saat ini memang tidak semudah dulu. Beberapa di antaranya mengalami kendala dalam pengembangan usaha karena perubahan kondisi ekonomi dan menurunnya potensi sumber daya alam di daerah.

“Semua perusahaan daerah saat ini aktif dan sedang berproses. Saya belum bisa menjelaskan lebih detail, tapi yang jelas, semuanya tetap berjalan,” ujar Sri Juniarsih.

Ia mencontohkan Perusda Hutan Sanggam Berau yang kini tidak lagi memproduksi kayu seperti sebelumnya. Hal itu dikarenakan berkurangnya ketersediaan kayu serta menurunnya permintaan pasar.

“Kayu di Berau sudah mulai berkurang, pembeli juga menurun. Karena itu, mereka harus berinovasi mencari peluang usaha lain,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan, Bupati menilai langkah adaptif yang dilakukan oleh Perusda cukup positif. Beberapa di antaranya telah mulai beralih ke sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan daerah.

“Kami mendukung langkah mereka yang cukup kreatif, seperti menanam jagung dengan bantuan Pemkab Berau. Ini langkah bagus untuk menyesuaikan diri,” tambahnya.

Sri Juniarsih juga mengakui bahwa hingga kini pemerintah daerah belum memberikan tambahan penyertaan modal kepada Perusda. Namun, ia memastikan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut masih mampu menjalankan operasional dengan memanfaatkan dana internal yang dimiliki.

“Walaupun belum ada penyertaan modal baru dari pemda, mereka tetap berupaya memutar dana yang ada agar tetap bisa bergerak,” tutupnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER