BERAU – Proses penetapan kepengurusan baru Cabang Olahraga (Cabor) Akuatik Berau periode 2026–2030 resmi tuntas melalui Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang digelar di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Minggu (18/1/2026).
Dalam forum tersebut, Alfian Fadli ditetapkan sebagai Ketua Pengkab Akuatik Berau melalui mekanisme aklamasi, setelah memperoleh dukungan mayoritas klub akuatik yang memiliki hak suara.
Ketua Caretaker Cabor Akuatik Berau, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pengprov Akuatik Kalimantan Timur, M. Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa seluruh tahapan telah dijalankan sejak November 2025.
“Proses Muscablub ini mencakup koordinasi, sosialisasi, penjaringan, hingga penyaringan bakal calon. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sesuai aturan organisasi,” ujarnya.
Ia menuturkan, dari enam klub akuatik di Kabupaten Berau yang terdaftar resmi dalam basis data PB Akuatik Indonesia, lima klub memberikan dukungan kepada Alfian Fadli.
“Ada satu klub yang mengusulkan calon berbeda, tapi gugur karena tidak memenuhi syarat minimal dukungan sebagaimana ketentuan Muscablub,” katanya.
Sehingga, Alfian Fadli secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Pengkab Akuatik Berau periode 2026–2030 dan selanjutnya akan diproses untuk tahapan pelantikan kepengurusan.
Sementara itu, Alfian Fadli menyampaikan komitmennya untuk memperkuat fondasi pembinaan olahraga akuatik di Kabupaten Berau.
Adapun fokus utama yang akan dijalankan meliputi pembinaan atlet usia dini, penguatan peran klub, serta peningkatan kualitas pelatih dan sistem pembinaan berjenjang.
“Amanah ini tanggung jawab besar. Kami ingin memastikan atlet Berau dibina secara berkelanjutan agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Ia pun menegaskan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Dispora, KONI, pelatih, hingga seluruh klub akuatik di Berau untuk mendorong prestasi dan membawa nama daerah semakin dikenal melalui olahraga akuatik.
Lebih lanjut, terkait keikutsertaan Cabor Akuatik Berau pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, Alfian mengakui hal tersebut masih dalam tahap komunikasi dengan Pengprov Akuatik dan KONI Berau.
“Karena sebelumnya belum ada kepengurusan definitif, maka saat BK dilaksanakan, kewenangan masih berada di pengurus caretaker. Saat itu BK tidak dilaksanakan, sehingga ini menjadi PR buat saya pengurus baru,” jelasnya.
Sebagai ketua terpilih, ia berharap Cabor Akuatik Berau tetap dapat ambil bagian dalam Porprov 2026.
“Harapan kami tentu bisa ikut Porprov 2026. Itu yang masih kami komunikasikan bersama Pengprov dan KONI,” pungkasnya. (Srn)

