Lima Ruas Jalan Kota Berau Masuk Prioritas Rehabilitasi, DPUPR Targetkan Rampung Agustus

BERAU – Pengaspalan di Jalan Mangga 3, Kecamatan Tanjung Redeb menjadi awal dari rangkaian rehabilitasi sejumlah ruas jalan dalam kota yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Berau pada tahun ini.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau memastikan perbaikan tidak hanya terfokus di satu lokasi, tetapi akan berlanjut ke beberapa ruas lain yang telah masuk dalam satu paket pekerjaan.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengatakan Jalan Mangga 3 saat ini tengah memasuki tahap pengaspalan dengan panjang penanganan sekitar 623 meter dan lebar bervariasi antara 8 hingga 10 meter. Jika kondisi cuaca mendukung, pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar empat hari.

“Normalnya pengaspalan bisa mencapai 150 sampai 300 meter per hari, tergantung kondisi di lapangan. Setelah Mangga 3 selesai, pekerjaan akan langsung berlanjut ke jalan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh ruas tersebut berada dalam satu paket kontrak sehingga proses pengerjaan dilakukan secara berkesinambungan.

Selain Jalan Mangga 3, ruas yang akan mendapat penanganan meliputi Jalan Manunggal sepanjang 153 meter dengan lebar empat meter, Jalan Murjani 3 sepanjang 870 meter dengan lebar sekitar 10 meter, Jalan Haji Isya 2 yang akan diperbaiki pada titik-titik kerusakan berat hingga fondasi jalan, serta Jalan Pulau Derawan di kawasan Tepian sepanjang 350 meter dengan lebar sekitar 11 meter.

Junaidi menjelaskan, penentuan lokasi perbaikan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan. Pemerintah memprioritaskan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.

Ia menambahkan, pekerjaan di Jalan H.Isa 2 tidak hanya berupa pengaspalan. Pada titik yang mengalami kerusakan hingga lapisan dasar, fondasi jalan akan diperbaiki terlebih dahulu menggunakan pengecoran sebelum kembali dilapisi aspal agar hasilnya lebih kuat dan tahan lama.

Sementara itu, pengerjaan di Jalan Pulau Derawan yang berada di kawasan padat aktivitas masyarakat memerlukan koordinasi khusus.

Sebelum pekerjaan dimulai, lanjutnya, DPUPR akan berkomunikasi dengan pihak kelurahan dan ketua RT agar kendaraan yang parkir di sepanjang ruas jalan dapat dipindahkan sementara sehingga tidak menghambat proses pengaspalan.

“Kami tentu memahami akan ada sedikit gangguan aktivitas masyarakat selama pekerjaan berlangsung. Karena itu kami memohon pengertian warga. Semua ini dilakukan agar jalan-jalan di dalam kota bisa kembali nyaman dan aman dilalui,” kata Junaidi.

DPUPR Berau menargetkan seluruh pekerjaan rehabilitasi lima ruas jalan tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal pada Agustus mendatang.

“Pelaksanaan di lapangan tetap bergantung pada kondisi cuaca dan kesiapan peralatan sehingga jadwal dapat menyesuaikan apabila terjadi kendala teknis,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER