BERAU – Harapan besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau untuk mempertahankan gelar Juara Umum pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur 2025 harus pupus. Setelah dua hari bertanding di Kota Bontang, Sabtu hingga Minggu (18–19/10/2025), kontingen Berau harus puas dengan torehan 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu.
Dari total 50 anggota kontingen yang diturunkan, PWI Berau berlaga di 9 cabang olahraga (cabor). Medali emas disumbangkan dari cabor E-Sport divisi PUBG, sementara medali perak diraih dari cabor Jurnalistik nomor Videografi. Adapun tiga perunggu masing-masing datang dari nomor Karya Tulis di cabor Jurnalistik serta dari cabor Futsal dan E-Football Co-op divisi E-Sport.
Ketua PWI Berau, Yudhi Perdana, mengakui bahwa hasil kali ini belum sesuai harapan. Namun ia menegaskan, tujuan utama keikutsertaan PWI Berau bukan semata mengejar prestasi, melainkan memperkuat silaturahmi antarwartawan se-Kaltim.
“Intinya, teman-teman sudah berusaha maksimal untuk meraih hasil terbaik di masing-masing nomor tanding. Tidak maksimalnya perolehan tahun ini juga karena beberapa atlet andalan kami absen,” ujarnya.
Ia mencontohkan, atlet cabor Domino yang sebelumnya menjadi penyumbang emas harus absen karena kesibukan kerja. Begitu pula atlet E-Football, yang tahun lalu meraih tiga emas, tahun ini tidak dapat ikut karena tengah mempersiapkan wisuda.
Meski gagal mempertahankan juara umum yang diraih pada Porwada 2024, Yudhi tetap mengapresiasi semangat dan perjuangan seluruh anggota kontingen.
“Alhamdulillah, belum bisa memberikan hasil maksimal, teman-teman masih mampu mengukir prestasi di beberapa nomor tanding. Ini menjadi bahan evaluasi kami untuk mempersiapkan kontingen yang lebih solid di Porwada 2026 di Balikpapan,” tambahnya.
Yudhi juga menyampaikan selamat kepada PWI Bontang yang sukses menjadi juara umum sekaligus tuan rumah yang dinilai berhasil menyelenggarakan ajang tahunan tersebut dengan tertib dan meriah.
“Kami sadar beban mental teman-teman cukup berat, apalagi setelah tahun lalu membawa pulang juara umum. Tapi yang terpenting, semangat kebersamaan dan partisipasi aktif dalam dunia olahraga ini harus terus dijaga,” tuturnya.
Porwada Kaltim 2025 selain menjadi ajang kompetisi juga berfungsi sebagai ruang silaturahmi dan reuni bagi insan pers di seluruh Kalimantan Timur.
“Tahun depan, ajang serupa dijadwalkan akan digelar di Kota Balikpapan. Kami akan lakukan persiapan lebih matang lagi demi meraih hasil maksimal,” pungkasnya. (ril/dez)
Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

