DPUPR Berau Percepat Perbaikan Jalan, Fokus Tekan Risiko Kecelakaan dan Dukung Mobilitas Warga

BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau terus menggencarkan program pemeliharaan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap layak dilalui sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC), DPUPR Berau baru saja menuntaskan penanganan kerusakan pada dua ruas jalan strategis di Kecamatan Gunung Tabur, yakni Ruas Jalan Kampung Pulau Besing dan Ruas Jalan Poros Samburakat–Sembakungan.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengatakan perbaikan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Penanganan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani.

“Perbaikan dilakukan pada titik-titik yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jalan yang baik memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, terutama pada ruas yang setiap hari menjadi jalur utama kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Junaidi menjelaskan, kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari terganggunya kelancaran arus kendaraan hingga terjadinya kecelakaan yang dapat berakibat fatal. Risiko tersebut semakin tinggi ketika pengendara melintas pada malam hari atau saat cuaca buruk yang membatasi jarak pandang.

“Ini menjadi upaya kami agar pengguna jalan bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman. Kami berharap dengan penanganan cepat ini, risiko kecelakaan akibat jalan rusak dapat ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

Selain sebagai langkah preventif terhadap kecelakaan, pemeliharaan jalan juga dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan jasa. Dengan kondisi jalan yang baik, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar, termasuk mendukung akses masyarakat menuju pusat pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan.

Junaidi menegaskan, program pemeliharaan jalan melalui TRC tidak akan berhenti pada dua ruas tersebut. DPUPR Berau akan terus melakukan pemantauan kondisi jalan di berbagai kecamatan guna memastikan kerusakan dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi kerusakan berat.

Penentuan lokasi perbaikan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan secara berkala, ditambah laporan dari masyarakat yang menjadi salah satu sumber informasi penting dalam menentukan prioritas penanganan.

“Kami terus melakukan monitoring dan menerima masukan dari masyarakat terkait kondisi jalan di lapangan. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Berau berharap langkah pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten dapat menjaga kualitas dan fungsionalitas jaringan jalan daerah. Selain menjamin keselamatan pengguna jalan, infrastruktur yang terawat juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Bumi Batiwakkal.

“Pemeliharaan akan terus dilakukan secara konsisten agar kondisi jalan di seluruh wilayah Berau tetap fungsional, mantap, dan aman dilalui oleh masyarakat,” pungkasnya. (SRN)

BERITA POPULER