DPRD Berau Sidak RSUD dr Abdul Rivai, Dorong Peningkatan Layanan dan Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan

BERAU – Komisi I DPRD Kabupaten Berau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai, Selasa (21/10/2025), untuk meninjau langsung kondisi pelayanan dan fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, Anggota DPRD yang tergabung dalam Komisi I, Srie Yulianawati Ningsih, Nurung, Abdul Waris, Peri Kombong, Frans Lewi, dan Thamrin.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap mitra kerjanya, khususnya dalam sektor pelayanan publik di bidang kesehatan.

Dirinya menegaskan, Komisi I melakukan kunjungan kerja untuk melihat secara langsung kondisi RSUD dr. Abdul Rivai. Salah satu yang ditekankan adalah terkait penurunan tarif pelayanan BPJS yang sempat terjadi.

“Kami ingin memastikan sampai kapan batas waktunya dan apakah akan kembali normal seperti sebelumnya, yaitu tarif pelayanan tipe C,” jelasnya.

Dari hasil diskusi dengan pihak rumah sakit, Elita menyampaikan bahwa tarif pelayanan BPJS di RSUD dr. Abdul Rivai dipastikan akan kembali normal pada November mendatang.

Selain persoalan tarif, pihaknya juga meninjau sejumlah fasilitas rumah sakit, salah satunya ruang Intensive Care Unit (ICU) yang sebelumnya mengalami kekurangan kapasitas.

“Alhamdulillah, dulu kami sempat rapat kerja setelah melihat langsung ruang ICU yang belum terpenuhi. Saat ini sudah ada solusi dengan memanfaatkan ruang Edelweis, dan kini ruang ICU sudah memiliki delapan tempat tidur (bed),” ujarnya.

Komisi I juga menyoroti keterbatasan ruang hemodialisa (HD) atau cuci darah. Menurut Elita, masih ada empat hingga lima unit alat HD yang belum bisa difungsikan karena keterbatasan ruang.

“Pasien cuci darah di Berau ini banyak, bahkan ratusan. Kami berharap agar layanan cuci darah bisa sepenuhnya difungsikan di sini, supaya pasien BPJS tidak perlu keluar daerah lagi,” imbuhnya.

Selain meninjau ruang HD, rombongan Komisi I juga mengunjungi sejumlah fasilitas lain seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) Walet, Poli Jantung, dan Poli Kebidanan. Dari hasil pemantauan, sebagian besar fasilitas dinilai sudah memenuhi standar pelayanan yang baik.

Elita menegaskan pentingnya kolaborasi antara DPRD, Dinas Kesehatan, dan manajemen RSUD dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Berau.

“Intinya, rumah sakit, dinas kesehatan, dan DPRD harus berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain RSUD dr. Abdul Rivai, Komisi I juga menyoroti keberadaan rumah sakit baru di Jalan Sultan Agung yang hingga kini belum difungsikan secara optimal.

“Kami juga meminta agar rumah sakit di Sultan Agung bisa segera difungsikan. Soal teknis dan pengelolaannya akan kami bahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah,” tutupnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER