BERAU – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Berau berlangsung lancar. Dinas Pendidikan Berau memastikan seluruh daya tampung sekolah dimaksimalkan dengan mengalihkan kuota yang tidak terisi pada jalur tertentu ke jalur domisili.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan kebijakan tersebut diterapkan agar tidak ada kursi sekolah yang kosong akibat kuota jalur afirmasi, prestasi, maupun perpindahan tugas orang tua yang tidak terpenuhi.
Dikatakannya, pengalihan kuota menjadi langkah yang efektif untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur domisili. Dengan demikian, seluruh kapasitas penerimaan siswa di setiap sekolah dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Alhamdulillah prosesnya berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Kuota yang tidak terpenuhi langsung dialihkan ke jalur domisili,” ujarnya.
Di sisi lain, Disdik Berau mengakui sempat menerima beberapa laporan selama proses pendaftaran berlangsung. Namun, persoalan yang muncul hanya berkaitan dengan administrasi, seperti dokumen domisili dan persyaratan calon peserta didik yang berasal dari luar Berau.
Ia memastikan seluruh kendala tersebut dapat diselesaikan dalam waktu singkat sehingga tidak menghambat tahapan seleksi.
“Hingga proses penerimaan berakhir tidak ada masalah yang berdampak pada jalannya SPMB,” katanya.
Selain itu, Disdik juga memastikan sistem pendaftaran berbasis daring tetap dapat diakses oleh masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.
“Sosialisasi sudah kami lakukan sejak awal, jadi masyarakat sudah paham tahapan pendaftarannya,” ucapnya.
Ia menyebut hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya calon peserta didik yang gagal mengikuti SPMB karena terkendala jaringan internet ataupun keterbatasan perangkat.
“Kami akan terus melakukan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaannya agar semakin mudah diakses masyarakat,” pungkasnya. (Srn)

