BERAU – Kabupaten Berau mencatatkan kinerja paling menonjol dalam produksi jagung pakan ternak di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Hingga 22 Desember 2025, Berau menjadi kontributor terbesar dengan realisasi panen mencapai 131.250 kilogram, jauh meninggalkan kabupaten dan kota lainnya.
Capaian ini menempatkan Berau sebagai tulang punggung pengadaan jagung pakan ternak regional. Dari total realisasi pengadaan Kaltim-Kaltara yang mencapai 216.210 kilogram, lebih dari separuhnya berasal dari Berau.
“Angka tersebut jauh dibanding Kutai Timur yang hanya 12.867 kilogram dan Kutai Kartanegara sebesar 10.418 kilogram,” ujar Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto.
Ia menyebut, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara petani, pemerintah daerah, serta pendampingan berkelanjutan dari Polres Berau, kata dia, menjadi kunci utama peningkatan produksi.
“Berau menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya jagung pakan ternak. Ini adalah hasil kerja bersama dan pendampingan antara Polres dan kelompok tani di lapangan,” ujarnya.
Dijelaskannya, jajaran Polres Berau terlibat aktif sejak tahap awal penanaman. Mulai dari pengawasan lahan, pendampingan kelompok tani, hingga memastikan hasil panen dapat terdistribusi dengan baik.
“Pendekatan itu untuk menjaga kesinambungan produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.
Selain itu, luasnya potensi lahan dan tingginya semangat petani lokal juga dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan. Ke depan, Polres Berau berkomitmen terus mendorong perluasan areal tanam serta peningkatan produktivitas jagung pakan ternak.
“Kita berharap Berau tidak hanya unggul dalam pertanian, tetapi mampu menjadi lumbung jagung pakan ternak di Kalimantan,” tutupnya. (Srn)

