Anggaran Terpangkas, Bupati Berau Tekankan ASN Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik

BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa pemangkasan anggaran daerah hingga 50 persen pada tahun 2026 tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja aparatur maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta tetap bekerja optimal, bahkan meningkatkan kinerjanya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Penegasan tersebut disampaikan Sri Juniarsih saat memimpin apel perdana tahun 2026 di halaman Sekretariat Kabupaten Berau, Senin (6/1/2026).

Ia mengakui, kebijakan efisiensi anggaran berdampak hampir ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga menuntut adanya penyesuaian dalam pelaksanaan program dan kegiatan ke depan.

“Kondisi anggaran memang menantang, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh turun. Saya justru meminta kinerja ASN harus tetap maksimal, bahkan bila perlu meningkat,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan keterbatasan anggaran harus dijawab dengan kerja yang lebih efektif, efisien, dan inovatif sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD. Ia menekankan bahwa setiap ASN memiliki peran strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Meski demikian, Sri Juniarsih memastikan hak-hak ASN tetap menjadi perhatian. Ia menegaskan bahwa promosi jabatan maupun pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tetap akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi ASN yang berprestasi.

“Ketika ASN memiliki hak untuk dipromosikan, tentu akan kami lakukan. Oleh karena itu, mari tetap bekerja dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat,” ujarnya.

Dalam arahannya, Bupati juga menekankan tiga indikator utama dalam penilaian ASN, yakni kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Ketiga aspek tersebut menjadi dasar dalam penempatan jabatan maupun proses promosi di lingkungan Pemkab Berau.

“Penilaian tidak lepas dari kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Tiga hal ini yang menjadi tolok ukur utama,” jelasnya.

Ia mendorong seluruh ASN untuk terus mengembangkan kapasitas diri melalui pembelajaran berkelanjutan, peningkatan kompetensi, serta penguatan kerja sama antarsesama pegawai demi mendukung kinerja organisasi secara keseluruhan.

“Jangan pernah lelah untuk belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Selain itu, kerja sama yang baik juga sangat penting untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya.

Selain kompetensi, Sri Juniarsih juga menyoroti pentingnya loyalitas ASN. Menurutnya, loyalitas tidak hanya dimaknai sebagai kesetiaan kepada pimpinan, tetapi juga sebagai komitmen bersama dalam menjalankan visi dan misi pemerintah daerah.

“Kepintaran bisa diasah dan itu bonus. Namun tanpa loyalitas, organisasi akan berjalan sendiri-sendiri dan sulit mencapai tujuan bersama,” tuturnya.

Di akhir arahannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga koordinasi dan tata kelola kewenangan dalam setiap pengambilan keputusan. Ia mengingatkan ASN agar selalu berkoordinasi dengan pimpinan masing-masing OPD dan tidak menetapkan kebijakan secara sepihak.

“Setiap ASN memiliki pimpinan di OPD masing-masing. Jangan mengambil kebijakan tanpa koordinasi. Dalam organisasi, kita harus searah, seiring, dan sejalan agar visi dan misi Pemkab Berau dapat terwujud,” pungkasnya. (Ril)

BERITA POPULER