BERAU – Misteri hilangnya seorang anak buah kapal (ABK) kembali terjadi di perairan Berau. Seorang juru mudi bernama Gismon R Jauhari (33), yang bertugas di kapal TB SPAJ 032/TK Noah 3002, dilaporkan hilang di sekitar perairan Kiani–Tanjung Redeb pada Jumat (10/10/2025).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kehilangan dari awak kapal yang berlayar dari Samarinda menuju Tanjung Redeb.
“Korban terakhir terlihat sekitar pukul 12.40 Wita saat turun dari anjungan kapal. Setelah itu tidak diketahui ke mana perginya. Rekan-rekannya baru menyadari korban tidak ada saat pergantian jaga sekitar pukul 19.50 Wita,” jelas Nofian.
Dari keterangan awak kapal, TB SPAJ 032/TK Noah 3002 berangkat dari Samarinda tanpa muatan dan tiba di perairan Gedung Putih, Kiani, Kampung Mantaritip, sekitar pukul 11.40 Wita. Setelah menurunkan jangkar, seluruh kru sempat berkumpul di anjungan. Tak lama kemudian, korban turun dan sejak itu tak terlihat lagi.
Sekitar pukul 14.10 Wita, kapal kembali mengangkat jangkar untuk melanjutkan pelayaran menuju jeti PT SBB. Namun karena izin olah gerak belum keluar, kapal berlabuh sementara di perairan Lati. Saat itu, korban masih belum muncul dan kru mengira ia sedang beristirahat di kabin.
“Baru pada malam hari saat pergantian jaga, korban dinyatakan hilang. Pihak kapal langsung melaporkan kejadian tersebut kepada otoritas setempat,” tutur Nofian.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Berau, Basarnas, serta TNI-Polri segera melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir kapal berlabuh dan sepanjang jalur pelayaran yang dilalui.
“Cuaca di sekitar lokasi cukup tenang, namun jarak pandang mulai terbatas pada malam hari, sehingga pencarian dilanjutkan esok harinya. Kami berharap korban segera ditemukan, apapun kondisinya,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

