spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kakao dan Lada Akan Dapat Bantuan Bibit dan Pupuk dari Pemprov Kaltim

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini mengatakan pada tahun 2025, Kabupaten Berau akan mendapatkan bantuan bibit dan pupuk Kakao dan Lada dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Hal itu didapatkan dari hasil kesepakatan pada saat Disbun Berau mengikuti Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja (Renja) Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim tahun 2025 di Balikpapan, beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan tersebut sebagai wadah penyerapan aspirasi dari seluruh kabupaten atau kota di Kalimantan Timur perihal Renja di tahun 2025 mendatang.

“Jadi tempat evaluasi kita juga untuk Renja yang susah berjalan ataupun yang akan direncanakan,” ucapnya.

Dirinya membeberkan, ada beberapa usulan yang telah di sepakati dan dijadikan rencana oleh Disbun Provinsi Kaltim. Salah satunya, Kabupaten Berau tahun 2025 untuk sektor perkebunan mendapatkan alokasi bantuan bibit dan pupuk untuk dua komoditas yaitu kakao dan lada.

“Dari provinsi sudah terpetakan bantuan-bantuan yang akan diberikan apa saja dan paket program kegiatan apa yang dialokasikan kepada Pemkab kota se-Kaltim,” ujarnya.

Lita menjelaskan bukan tanpa alasan mengapa hanya dua komoditas yang akan mendapatkan bantuan provinsi, itu berdasarkan peraturan Renja Kementrian Pertanian yang menjelaskan dimana Renja Pertanian sebelumnya telah menetapkan Kabupaten Berau sebagai kawasan kakao dan lada.

“Berdasarkan Peraturan Mentri Pertanian Nomor 472 tahun 2021 itulah kenapa hanya dua komoditas saja, sebenarnya dari provinsi telah mengklasterkan setiap kabupaten jadi beda-beda dapatnya,” bebernya.

Walaupun hanya dua komoditas yang mendapatkan bantuan pihaknya menyambut baik, karena kakao dan lada juga menjadi bagian strategis dari Disbun Berau.

“Memang tidak semua yang bisa disetujui oleh Disbun Kaltim. Namun, kita juga akan berikan komuditas lain melalui APBD Berau untuk petani yang tidak mendapatkan bantuan dari Provinsi,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau setiap tahunnya untuk 5 komoditas perkebunan sebesar Rp 19 miliar.

“Melalui APBD Berau itulah nantinya akan kita support para petani lainnya agar dapat berkembang dengan hasil tani mereka masing-masing,” tandasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER